LAPORAN PRAKTEK JARINGAN KOMPUTER
SUBNETTING VLSM METHOD

SEMESTER II
DISUSUN OLEH :
MUHAMMAD ABBEL PRASETYA (2101092055)
JURUSAN TEKNOLOGI INFORMASI PROGRAM STUDI D3 MANAJEMEN INFORMATIKA
POLITEKNIK NEGERI PADANG 2021/2022
VLSM atau Variable Length Subnet Mask
VLSM atau variable length subnet mask adalah jenis perhitungan
subnetting dimana panjang subnet mask yang kita berikan akan disesuikan
dengan banyaknya jumlah host di setiap subnet tersebut.
Ada 2 teknik perhitungan subnetting:
- FLSM: fixed length subnet mask. Satu network, kita pecah-pecah menjadi beberapa network (subnet) dimana setiap lebar subnet yang satu sama dengan lebar subnet yang lainnya.
- VLSM: variable length subnet mask. Kebalikannya, sebuah network yang kita subnet, menghasilkan subnet-subnet yang berbeda panjang subnet masknya antara subnet satu dengan yang lain.
Perhitungan IP Address menggunakan metode VLSM
adalah metode yang berbeda dengan memberikan suatu Network Address lebih dari
satu subnet mask, jika menggunakan CIDR dimana suatu Network ID hanya memiliki
satu subnet mask saja, perbedaan yang mendasar disini juga adalah terletak pada
pembagian blok, pembagian blok VLSM bebas dan hanya dilakukan oleh si pemilik
Network Address yang telah diberikan kepadanya atau dengan kata lain sebagai IP
address local dan IP Address ini tidak dikenal dalam jaringan internet,
namun tetap dapat melakukan koneksi kedalam jaringan internet, hal
ini terjadi dikarenakan jaringan internet hanya mengenal IP Address berkelas.
Tugas Subnetting VLSM Method
Sebuah perusahaan swasta memiliki 5 divisi yang masing:
•Divisi HRD membutuh 14 user
•Divisi Marketing membutuhkan 28 user
•Divisi Financial membutuhkan 18 user
•Divisi Teknisi Gangguan membutuhkan 90 user
•Divisi Operator dan Adminitrasi membutuhkan 20 user
Desain IP Address Jaringan tersebut dengan menggunakan metode VLSM
1. Langkah awal yang dilakukan adalah dengan cara membuat topoli jaringan nya dengan bentukan pengelompokkan agar mempermudah dalam membuat nya. contohnya dibawah ini
- Teknisi Gangguan
Subnet : 192.168.1.0/25
IP Range : 192.168.10.1 - 192.168.10.126
Broadcast : 192.168.10.127
- Divisi Marketing
Subnet : 192.168.1.128/27
IP Range : 192.168.10.129 - 192.168.10.158
Broadcast : 192.168.10.159
- Divisi Operator dan Administrasi
Subnet : 192.168.1.160/27
IP Range : 192.168.10.161 - 192.168.10.190
Broadcast : 192.168.10.191
- Divisi Financial
Subnet : 192.168.1.192/27
IP Range : 192.168.10.193 - 192.168.10.223
Broadcast : 192.168.10.224
- Divisi HRD
Subnet : 192.168.1.224/28
IP Range : 192.168.10.225 - 192.168.10.238
Broadcast : 192.168.10.239
2.Setelah membuat topologi jaringan,kita hanya menyesuaikan alamat ip serta perlu menyiapkan apa saja yang dibutuhkan dalam praktek di cisco paket tracer ini.
3.siapkan 10 pc dan 2 switch(Hanya contoh dalam skala kecil )kemudian sambungkan menggunakan kabel straight dengan perangkat yang berbeda dan kabel cross over dengan perangkat yang sama.
4.Setelah itu,kita hanya perlu memberikan alamat ip di setiap divisi nya.contoh pada divisi teknisi IP Range : 192.168.10.1 - 192.168.10.126 nah untuk ituu kita perlu masukkan alamat ip nya di rentang ip range yang tersedia.contohnya pada gambar dibawah ini.jangan lupa untuk subnetmask nya 255.255.255.224 karena kita menggunakan subnet /26
5.Lakukan hal yang sama untuk setiap divisi menyesuaikan dengan topologi yang sudah disiapkan tadi.
6.Saatnya ke tahap pengujian,disini saya akan melakukan ping dari divisi teknisi gangguan ke divisi HRD karena itu sudah dianggap network yang berbeda.Sebelum itu saya akan memperlihatkan dahulu apa hasil jika saya coba ping dengan subnet yang sama.
HASIL PENGUJIAN DENGAN SUBNET YANG SAMA
HASIL PENGUJIAN DENGAN SUBNET YANG BERBEDA :
Nah,jadi pengujian kita tentang subnetting dengan metode VLSM berhasil.
Referensi :
http://dsmiley99.blogspot.com/2015/09/cara-cepat-menghitung-vlsm.html
https://klinikit.id/cara-membuat-subneting-dengan-vlsm/
https://www.robihartoni.id/2020/03/cara-menghitung-variable-length-subnet-mask-beserta-contoh.html
Komentar
Posting Komentar